Bentley "How am I supposed to drink this?!" [The Return of Superman/2018.09.30]

Bentley "How am I supposed to drink this?!" [The Return of Superman/2018.09.30]
    Watch the video

    click to begin

    Youtube

    Tempat sunyi apa ini?
    William.
    Ini Jalur Dinding Batu Deoksugung.
    Jika ada pasangan lewat sini, mereka akan putus.
    (Legenda yang menyedihkan.)
    Saat Ayah berkencan dengan Ibu...
    ...kami tidak pernah lewat sini.
    (Ayah tidak pernah lewat sini dengan Ibu.)
    Di sini ada pengadilan keluarga.
    Jika kau pergi ke sana...
    ...kau akan berpisah selamanya.
    Jangan datang ke sini bersama pacarmu.
    Panas, ya?
    (Untuk William yang kepanasan...)
    Apa itu? Luar biasa.
    (Penghalang cahaya matahari.)
    (Mundur selangkah.)
    Ini tidak menakutkan. Ini payung.
    Kau selalu menginginkan payung.
    Ini payung untuk Raja.
    (Payung Raja yang dipakai Bogum.)
    Ini payung.
    Ayo berteduh. Di sini tidak panas.
    Dulu Raja hidup di sini.
    Kau harus membawanya.
    Kita sedang merasakan kehidupan Raja.
    (Pangeran William yang tampan dan...)
    Raja kami.
    (Raja Ben di sofa yang nyaman.)
    (Pesuruh Sam bekeringat.)
    Itu pasti berat. / Pasti berat.
    Bukankah ini pertama kalinya kau ke istana?
    (Mereka berjalan ke Gerbang Daehanmun.)
    (Suara apa ini?)
    (Upacara Pergantian Penjaga Istana)
    William.
    Ini tempat tinggal Raja.
    Ini gerbangnya.
    (Menarik)
    Ini dilakukan agar orang jahat tidak masuk.
    Kepada paman di sana.
    Hormat.
    Kau lihat?
    Dia menatap lama sekali.
    Dia terkejut.
    (Astaga.)
    (Bayi kami.)
    Halo? Ada apa, sayang?
    (Kau terkejut?)
    Kau baik-baik saja?
    (Bentley tersenyum.)
    Dia malu karena terkejut.
    Keren, ya?
    (Melompat)
    Oh, kau ingin menontonnya.
    Itu mereka.
    William. Hormat.
    (Hormat)
    (Kesetiaan)
    Beri salam.
    Sepertinya menyenangkan. / Ya. Dia menyukainya.
    Itu pemandangan yang luar biasa.
    Penuh dengan warna. / Ya.
    (Bentley tersenyum.)
    (William masih memberi penghormatan.)
    Sampai mereka pergi. / Ya.
    Kenapa dia serius sekali?
    Pasti terlihat keren untuk anak-anak.
    Kau sedih karena mereka pergi?
    Aku suka mereka.
    Kau suka mereka?
    (Bersin)
    (Aku juga suka mereka.)
    (Raja Bentley)
    (Mereka berhenti untuk membeli tiket.)
    Oh, William. / Hai.
    1000 won untuk satu orang dewasa.
    Satu dewasa dan dua anak-anak.
    Untuk anak-anak gratis.
    1000 won untuk anda saja.
    Benarkah?
    Hari ini gratis. Maaf, aku terus melihat William.
    Benarkah? / Semuanya gratis.
    Terima kasih.
    William. Terima kasih. / Terima kasih.
    Bukan, padanya.
    Terima kasih.
    90 derajat.
    90 derajat.
    90 derajat.
    Membungkuk.
    (Ini hormatku.)
    Terima kasih.
    Beri salam.
    Jalan ke depan.
    Dia hormat sambil membungkuk.
    Sampai jumpa.
    Sampai jumpa.
    Selamat datang.
    Ya. / Ya.
    Ada yang harus Ayah lakukan sebelum masuk.
    Dia berubah jadi Sam Minseok.
    Ayah akan memberimu penjelasan.
    Semut.
    Raja Gojong...
    Ada semut.
    William. Agar Raja Gojong berumur panjang,
    nama Istana Deoksugung...
    (Bentley melamun sendiri.)
    Dia selalu melamun.
    Anak-anak selalu seperti itu.
    (Entah kenapa, ini terlihat tidak asing.)
    Dia pasti mengingat kehidupan sebelumnya.
    Lucu sekali.
    (Mungkin saja Bentley adalah Raja Agung Sejong.)
    Deoksugung.
    Deoksugung.
    Deoksugung.
    Saat Ibu bertanya ke mana kau pergi...
    ...bilang kalau kau pergi ke Deoksugung.
    Deoksugung.
    William. Panas, ya? / Ya.
    Karena panas, ayo kita minum air dingin.
    Air dingin. / Ya.
    Kau suka air. / Ya.
    Air dingin.
    Dia ingin minum air dingin karena cuaca panas.
    Sesuatu yang menyegarkan.
    Kau tahu caranya? / Ya.
    (Tidak bisa minum sendiri.)
    Tolong gendong aku. / Baiklah.
    Airnya keluar seperti ini.
    Tidak. Tidak bisa. Lihat?
    Pasti tersumbat. Lihat lubangnya.
    Lihat.
    Dengan benar.
    (Apa itu?)
    (Dia bahagia walaupun wajahnya basah.)
    Dia menyukainya.
    Cuacanya panas, dan airnya mendinginkannya.
    Lucunya.
    (Seseorang sedang menatap penuh harap pada)
    (dua orang yang sedang menikmati kesegaran.)
    (Putus asa)
    (Kenapa kau minum tanpa aku?)
    Bajunya terbuka.
    (Dia hanya mengecap bibirnya.)
    Kau minum.
    Kau ingin minum bersama Ben?
    William, lihat adikmu.
    Dia terlihat seperti pelayan. Lihat.
    Pria tangguh.
    (Tidak mungkin.)
    Kau mau minum?
    (Biarkan aku mencobanya.)
    (Bagaimana cara minumnya?)
    Tunjukkan pada adikmu...
    ...cara minumnya.
    Dia tidak tahu.
    Ini.
    (Begini cara minumnya.)
    Minum seperti ini.
    (Keadaan darurat untuk Bentley)
    Tidak, tidak, tidak. Tuan. Sam.
    Kau sudah minum? / Airnya masuk ke hidungnya.
    (Sekali lagi, Ayah.)
    (Hidrasi selesai.)
    William, bukankah...
    ...istananya sangat indah?
    Ya.
    Oh, ada paman.
    Ada paman di dalam. / Ya.
    Saat aku kepanasan,
    paman monyet itu...
    Ya.
    Ayah tidak mengerti.
    Paman itu terlihat kepanasan juga.
    Eon Chin hanya untuk bayi.
    Ya.
    Rumah siapa ini, William?
    Paman.
    Paman? Siapa? / Ya.
    Orang kaya.
    Paman kaya? / Ya.
    (Setelah rumah paman kaya itu...)
    Kau lihat,
    ini bangunan tradisional,
    tapi lihat itu. Apa itu?
    Rumah apa itu?
    Saat orang-orang berkumpul...
    ...aku ada di sana.
    Apa? Orang-orang...
    ...berkumpul di sana? / Ya.
    Mereka berkumpul? / Ya.
    Mereka minum teh. / Ya.
    Bagaimana kau tahu?
    Pintu ini...
    Mereka berbisik.
    Kau jenius, ya? / Ya.
    Raja Gojong minum kopi...
    ...dan melakukan pertemuan di sini.
    Mau ke sana? / Ya.
    Ayah, ke sini.
    Ya, kau boleh masuk ke sini.
    Ya.
    Lepaskan sepatumu.
    (Tolong lepas sepatumu.)
    (Anda harus memakai sandal)
    (untuk masuk ke dalam Jeonggwanheon.)
    (Anda harus memakai sandal.)
    Kau tidak boleh pakai sepatu ke dalam.
    Aku suka sepatu ini. / Tidak.
    Kau harus melepas sepatu untuk masuk ke sini.
    Ada sandal. Kau harus lepas sepatumu.
    Tidak. / Apa?
    Anak-anak hanya ingin memakai sepatu yang nyaman.
    Ya.
    (Saat acara bayi Korea berjalan)
    (Saat bertemu kekasih)
    (Selama musim panas)
    Dia selalu memakai sepatu itu. / Benar.
    Sepatu tidak boleh menyentuh ini.
    Ya.
    (Sepatu tidak boleh menyentuh?)
    (Tiba-tiba membungkuk.)
    Dia akan berguling. Astaga.
    (Berguling)
    Ayah bilang sepatu tidak boleh menyentuh ini.
    Karena itu kau berguling? / Ya.
    Baik. Jika kau tidak mau melepas sepatu...
    ...ada cara lain.
    Apa ini?
    Ini dia.
    Puas?
    (Aku suka.)
    Ayah keren, bukan?
    William, ini tempat...
    ...di mana Raja Gojong biasa minum kopi.
    Kau juga kadang minum kopi.
    Kopi anak-anak. / Ya.
    Bagaimana cara minum kopi?
    Bersulang.
    Raja.
    (Aku ingin minum seperti Raja.)
    (Bawakan minumannya sekarang.)
    Ini.
    (Jus tradisionalnya datang.)
    Apa ini?
    Ini jusku?
    Gunakan kedua tangan.
    Apa? Dia akan minum teh jahe?
    Pasti pedas.
    (Dia mencoba teh jahe tanpa ragu.)
    (Batuk)
    Kau baik-baik saja?
    Apa ini?
    Yang ini?
    Ya. / Teh jahe.
    Pahit.
    Tentu saja, teh jahe memang pahit.
    (Aku menyerah dengan Ayah.)
    (Sementara itu, Bentley fokus pada sikhye.)
    (Cepat, aku merasa pusing.)
    Selamat datang. Pertama kalinya minum sikhye?
    Sikhye pasti enak.
    (Ya, ampun.)
    Pasti enak. Pasti enak.
    Duduklah.
    Itu berbahaya.
    (Pencicip makanan yang kesepian)
    Kau mau?
    (Tolong berikan padaku tanpa bertanya.)
    (Penyicip makanan yang lucu itu fokus pada rasanya.)
    Bagaimana? Enak?
    (Dia mengepalkan tangan karena enak.)
    Kau terus mengepalkan tangan.
    Kau suka?
    Apa itu?
    Maaf.
    Maaf.
    Dia sering tersenyum. Indah sekali.
    Dia baik-baik saja selama ada makanan.
    (Bagaimana dengan William?)
    Dia sedang minum. William.
    William.
    Jus. Jus beras.
    Jus beras. Jus beras.
    Minumlah.
    Minum. Tidak mau? Minum.
    Cobalah.
    Ini terbuat dari beras. Kau suka nasi, William. / Tidak.
    Baiklah. Ayah berikan semua pada adikmu.
    (Minum dari gelasnya.)
    Dia pasti menyukainya.
    (Dia mengoceh saat minum.)
    (Dia bernyanyi.)
    Dia sangat menyukainya.
    Itu enak. / Dia sangat suka sikhye.
    (Bentley menggemaskan bahkan saat makan.)
    (Meniup raspberi)
    Halo?
    Apa itu?
    Dia sangat menyukainya.
    Apa itu?
    Kau mempelajarinya saat berenang?
    (Rahasia.)
    Itu instrumen musik. Buat suara.
    (Kemampuan lain ditunjukannya.)
    (Tertawa)
    (Dia mendapat kemampuan eksklusif kedua.)
    (Bernyanyi)
    Kakakmu pernah melakukannya, kau tahu?
    Kakakmu juga melakukan ini.
    (Bernyanyi)
    (William ikut bernyanyi.)
    Kau juga melakukannya, William?
    (Bentley makan lagi setelah menunjukkan bakatnya.)
    Dia menyuapinya. / Terlihat manis.
    Terlihat lezat.
    Dia menghabiskan satu gelas penuh.
    Hanya berasnya yang tersisa.
    Jujur saja. Ini kehidupan keduamu, bukan?
    Kau lebih tua dariku, bukan?
    Tuan Bentley. Tuan.
    Aku akan bersikap baik.
    Maaf. Saya akan bersikap baik.
    Saya akan bersikap baik. Maaf, Tuan.
    Enak?
    (Sam bertingkah lucu di depan Tuan Bentley.)
    Enak?
    (Kau lucu, Sam.)
    Enak?
    Enak?
    (Ini menyenangkan.)
    Enak.
    Enak, enak.
    Enak.
    Dia seperti malaikat.
    [On-Air] KBS World 24 Naeun will make a birthday cake for Gunhoo!! [The Return of Superman/2018.09.30] 2 Days & 1 Night - Season 3 : Hongcheon, Gangwon-do, part 1 (2016.01.17) Congratulation for Dingdong's birth! The first meeting of William&Bently [The Return of Superman] 슈퍼맨이 돌아왔다 The Return of Superman - 간식 털이 2인조! 아빠 몰래 까까 파티하다 현장 검거!.20181007 Na Eun Knows How to Eat Properly.. It's Sweet and Salty! [The Return of Superman Ep 246] Congratulations to the superman families!! [The Return of Superman / 2017.01.22] Sian is blushing in front of Naeun. XD [The Return of Superman/2018.09.16] Bentley falls in love with Singaporean breakfast! [The Return of Superman/2018.07.29] The Return of Superman - A Successful Buffet Meal